Informasi

Bantuan Zakat Untuk Lansia Sebatang Kara

21 hari yang lalu

31 views

Cinta Quran Foundation kembali merealisasikan amanah para muzaki melalui program penyaluran zakat yang menyasar kelompok masyarakat rentan dan membutuhkan. Tepat pada tanggal 16 April 2026, tim terjun langsung untuk menemui Pak Sadili, seorang lansia berusia 70 tahun yang saat ini hidup sebatang kara. 

 

Setelah ditinggal wafat oleh istri dan anaknya, ia harus berjuang secara mandiri untuk bertahan hidup di kediamannya yang kondisinya sangat memprihatinkan dan lebih menyerupai gubuk daripada hunian layak.

 

Keseharian Pak Sadili diisi dengan aktivitas fisik yang berat di usia senjanya, yakni menjadi perajin tali bambu tradisional. Untuk mendapatkan penghasilan, ia harus mengolah bambu secara manual dan menjualnya ke pasar dalam satuan sepuluh ikat atau yang biasa disebut dengan "satu gendul". Setiap satu unit penjualan tersebut hanya dihargai sebesar 10 ribu rupiah, sebuah nilai yang sangat minim untuk memenuhi standar kebutuhan hidup layak bagi seorang lansia yang tinggal sendirian.

 

Kondisi tempat tinggal Pak Sadili menjadi perhatian utama dalam penyaluran ini, terutama terkait sanitasi dan kenyamanan istirahat. Selama ini, ia tidak memiliki tempat penyimpanan pakaian yang memadai, sehingga baju-bajunya hanya digantung secara terbuka dan sering kali terkena kotoran ayam yang masuk ke dalam rumah. Selain itu, keterbatasan fasilitas tidur seperti kasur dan selimut yang layak membuat kualitas istirahat Pak Sadili menjadi tidak optimal di usianya yang sudah memasuki kepala tujuh.

 

Sebagai bentuk kepedulian dari para Sahabat Cinta Quran, dana zakat sebesar 4.000.000 rupiah telah diserahkan secara langsung kepada Pak Sadili di kediamannya. Bantuan ini direncanakan akan dialokasikan untuk pengadaan sarana rumah tangga yang mendesak, seperti pembelian lemari pakaian agar pakaiannya terjaga kebersihannya. Selain itu, penyediaan kasur dan selimut baru menjadi prioritas agar Pak Sadili dapat tidur dengan lebih nyaman dan hangat.

 

Selain untuk fasilitas rumah tangga, dana zakat tersebut juga diperuntukkan bagi pemenuhan nutrisi Pak Sadili yang selama ini terbatas. Ia menyampaikan keinginan sederhana untuk dapat menikmati makanan yang layak, khususnya daging. Fakta memprihatinkan terungkap bahwa pada momen Idul Adha sekalipun, ia sangat jarang mendapatkan akses terhadap daging kurban karena kondisinya yang terisolasi secara sosial, sehingga bantuan ini menjadi peluang baginya untuk merasakan pangan yang bergizi.

 

Penyaluran zakat ini merupakan wujud nyata dari peran muzaki dalam meringankan beban sesama melalui perantara Cinta Quran Foundation. 

 

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban hidup Pak Sadili dapat berkurang secara signifikan, baik dari segi kenyamanan tempat tinggal maupun pemenuhan kebutuhan pangan harian. Program ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas sosial bagi para lansia yang hidup dalam keterbatasan tanpa dukungan keluarga inti.

 

Jazakumullah khairan katsiran atas dukungan sahabat. Semoga setiap jejak kebaikan Sahabat menjadi bekal untuk #PulangDenganBahagia.   

Bagikan Update ini :

Update Terbaru

Update Terkait